LOGIN


PROFIL

BERITA

PENANGANAN GERIATRI, SEBUAH PENGABDIAN KASIH SAYANG

24 September 2019



September, 2019

 

Sabtu, 21 September 2019, lantai 7 ruang Diponegoro hotel Santika Premiere Surabaya. Sejak jam 07.30 WIB sudah mulai berdatangan para dietisien dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk menghadiri Temu Ilmiah Dietetik yang diselenggarakan oleh DPD AsDI Jawa Timur. Dari Banyuwangi, Madiun, Bojonegoro, Blitar, Kediri, Malang, Tuban, Sidoarjo, Bangkalan, serta Surabaya tampak bersemangat mengisi daftar hadir sebelum bercengkrama hangat penuh persaudaraan berbagi kisah menjelang dimulainya acara temu ilmiah dietetik.

Temu ilmiah dietetik kali ini bertema “Peran Dietisien Dalam Mengoptimalkan Kualitas Hidup Pasien Geriatri”. Acara dimulai dengan sambutan Ketua AsDI Jatim, ibu Unjiati, SKM.   M. Kes, RD yang menyampaikan pentingnya persatuan para dietisien di Jawa Timur dan mengajak seluruh Korwil berperan aktif dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam memberikan pelayanan gizi kepada masyarakat. Sambutan Ketua AsDI Jatim ini diakhiri dengan pemberian wewenang tugas di masing-masing Korwil.

Setelah pembacaan doa, maka acara Temu Ilmiah Dietetik dimulai dengan menampilkan Dr Jusri Ichwani, Sp.PD-K.Ger,FINASIM, seorang pakar Geriatri dari RSUD Dr Soetomo Surabaya. Beliau menjelaskan karakteristik, masalah, dan tata laksana pelayanan geriatri di rumah sakit. Penanganan geriatri sudah menjadi program nasional mengingat di tahun 2025 kelak, jumlah lanjut usia di Indonesia meningkat pesat. Indonesia menjadi negara yang diperkirakan tertinggi di dunia dalam peningkatan jumlah lanjut usia nya yaitu sebesar 400%. Disampaikan bahwa penanganan geriatri merupakan penanganan interdisipliner yang memerlukan peran berbagai profesi diantaranya adalah dietisien. 

Para dietisien diharapkan dapat memberikan solusi bagi masalah yang akan dihadapi oleh pasien geriatri. Penjelasan mengenai peran zat gizi dalam memenuhi kebutuhan tubuh serta penyampaian bentuk dan teknik pengolahan makanan agar dapat diterima oleh pasien geriatri menjadi ranah dietisien dalam perannya membantu memberikan solusi bagi penderita geriatri. 

Dalam diskusi hangat yang dimoderatori oleh Wakil Ketua AsDI Jawa Timur, Ibu Nuning Hartiana, SKM, M.Kes, RD terungkap pentingnya kesabaran dan ke ‘telaten’ an para profesional yang menangani pasien geriatri, termasuk dietisien. Peserta temu ilmiah yang memenuhi ruang Diponegoro sangat antusias berinteraksi dengan Dr Jusri yang sangat hangat dalam menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan para peserta. Sampai tak terasa sesi beliau habis dengan memberi pesan bahwa penanganan pasien geriatri merupakan bentuk kasih sayang kita kepada para orang tua. Ruang Diponegoro, seolah memberikan aura semangat juang kepada para dietisien dalam memberikan karya baktinya.

Setelah materi Dr Jusri yang penuh kehangatan, maka selanjutnya tampilah ibu Adhiyanti Asikin, DCN, M.Kes RD memberikan pengenalan produk nutrisi untuk pasien rawat inap dengan malnutrisi. Sebagaimana sudah banyak diketahui bahwa kecenderungan terjadinya malnutrisi di rumah sakit sangat tinggi, termasuk tentunya bagi pasien geriatri. Para dietisien di rumah sakit di Jawa Timur umumnya mampu membuat produk nutrisi yang dikerjakan di instalasi gizi masing-masing rumah sakit. Produk dengan osmolalitas serta osmolaritas yang dapat diterima oleh para pasien juga menjadi perhatian para dietisien dalam membuat produk nutrisi. Ibu Yanti, panggilan akrab ibu Adhiyanti Asikin DCN, M.Kes, RD memberikan beberapa gambaran perbandingan dari berbagai aspek tentang produk nutrisi olahan rumah sakit dengan produk nutrisi komersial. Pemaparan beliau memberikan cakrawala dalam menentukan sebuah produk yang akan digunakan di instalasi gizi masing-masing rumah sakit pada umumnya. Pentingnya keamanan produk bagi pasien menjadi hal yang paling berkesan dalam penyampaian beliau. Diskusi yang akrab mengenai hal tersebut terjadi saat jeda makan siang.

Usai makan siang dan shalat dhuhur bagi mereka yang menjalankannya, masuklah materi yang memberikan gambaran bagaimana aktifitas dietisien di rumah sakit. Ibu Sukarlin, STr Gz RD dari Rumah Sakit Saiful Anwar Malang menyampaikan asuhan gizi yang beliau berikan kepada pasien geriatri di RSSA Malang. Materi ibu Karlin memberikan penyegaran kepada para dietisien dalam memberikan asuhan gizi terstandar. Proses pengkajian, diagnosa gizi, intervensi, monitoring, dan evaluasi merupakan tahapan yang harus benar benar dilewati oleh para dietisien dalam memberikan asuhan gizi kepada pasien. Kembali ibu Sukarlin mengingatkan para peserta pada pesan Dr Jusri bahwa dalam menangani pasien geriatri, para dietisien harus sabar dan telaten. Saat diskusi yang dimoderatori oleh Ibu Ika, SST, RD dari RSAL, para peserta mendapat gambaran tentang terstandarnya asuhan gizi yang selama ini diberikan oleh para dietisien di rumah sakit.

Tak terasa, waktu berjalan cepat, tentu karena kehangatan dan keakraban yang memenuhi ruang Diponegoro ini. Setelah semua materi terendap dalam ingatan dan tekad berkarya yang menghunjam di dada, berakhir sudah Temu Ilmiah Dietetik yang diselenggarakan oleh DPD AsDI Jawa Timur. Peluk cium, foto foto, canda tawa, sesama dietisien melepas semua rekan yang pulang ke kediaman masing-masing.

Persatuan, Persaudaraan, Antusias, terhampar disini. Sampai bersua kembali kawan, dalam Temu Ilmiah Dietetik di tempat yang lain.

KALIAN…..DIETISIEN HEBAT !!!

 

-n3n- 

 


POJOK BERITA

TEMU ILMIAH ... Selengkapnya
Sabtu, 16 Nopember 2019 ... Selengkapnya
September, 2019   Sabtu, 21 September 2019, lantai 7 ruang Diponegoro hotel ... Selengkapnya


12

Info Produk

Nulife Sweetener

ENTRAMIX

Galeri

1 / 3
Caption Text
2 / 3
Caption Two
3 / 3
Caption Three

BMI Calculator

DOWNLOAD

Lampiran Perpres No. 8 Th 2012

Permenkes Praktek Tenaga Gizi

Perpres No. 8 Th 2012 Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional